Sunday, January 23, 2022

Carita Beach/Pantai Carita


Pantai Carita

Akhirnya vaksin ke dua done. Setelah sekian lama tidak pergi karena Covid 19 yg sedang melanda dunia, akhirnya memilih untuk jalan-jalan ke Pantai setelah sekian lama tidak pergi berlibur. Pantai Carita menjadi pilihan jalan-jalannya. Perjalanan kira-kira 3 sd 5 jam baru tiba ditempat tujuan. Tiba-tiba ada penyekatan kira-kira 3 mobil didepan kami persis sudah berada diujung jalan yg sebenarnya tinggal belok saja ke pantai Carita. Rasanya kesel tapi harus patuh tapi beruntung masih ada jalan alternatif dan jalannya cukup bagus hanya jadi putar balik lagi dan yg harusnya timggal 15 menit sudah sampai tempat harus mutar lagi kira-kira 45 menit. Tapi setelah melihat pantai disepanjang jalan Carita rasanya hilang sudah rasa penat tapi langsung ingin bermain air karena sudah siang dan matahari sangat terik yg menjadi prioritas adalah makan siang karena perut sudah mulai keroncongan dan air dingin, Banyak warung makan disepanjang jalan raya, kami memilih tempat makan lesehan dengan view laut. Rasanya makanan yg kami pesan sangat nikmat semuanya langsung dimasak saat kita pesans selain lauk tak lupa tempe goreng, sayur kangkung, karedok dengan nasi panas dan air jeruk. Selesai Makan siang kami mengabadikan view disekitas sambil bermain ayunan yg talinya di kaitkan dipohon rasanya menyenangkan sambil memandang laut bebas dengan angin sepoi-sepoi. Rasanya indah karena perutpun sudah terkendali.Beberapa photo dan sedikit video menjadi kenangan tetap menjadi prioritas utk diabadikan dan dibuatkan story youtube.  https://youtu.be/KwveQTGVClo 

 



Hari masih sangat terik dan kami memutuskan utk menaruh barang bawaan ditempat kami akan menginap yang sudah dipesan sebelum kami berangkat ke Carita. Di Carita cukup banyak penginapan yang harganya bervariasi dari yg murah sampai yang mahal. Ada Aston Hotel, Marbella di Anyar. Jika budget jalan-jalannya cukup ketat masih banyak yg harganya lumayan buat family bisa1 Room terdiri dari 2 kamar ada ruang tamunya. Biasanya harga di weekdays lebih murah dibandingkan dengan weekend. setelah menyimpan barang-barang kami langsung pergi kepantai untuk berenang dan melihat sunset. Wah rasanya bahagia melihat panorama langit yg indah memerah merona saat matahari tenggelam. Setelah cukup menikmati panorama langit sore kami kembali lagi ketempat penginapan melanjutkan berenang dikolam renang saja. Setelah cukup lanjut makan malam yg sudah kami beli sebelumnya direstoran Padang yang harganya juga sama seperti di Jakarta pada umumnya. Minum teh panas menjadi penutup karena sudah cukup lelah diperjalanan. akhirnya kami istirahat.



Pagi-pagi sudah terbangun karena kami ingin hunting photo dan buat video singkat disekitar tempat kami menginap. Sudah pasti yg menjadi background dan tampilan yg utama adalah laut lepas. Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 9 pagi. akhirnya kami sarapan ditepi laut dengan teh manis panas dan mie goreng yg rasanya sangat yummy sambil melihat pemandangan indah laut lepas. selesai sarapan langsung turun ke tepi untuk berendam merasakan air asin di laut yang airnya sangat jernih dan bersih. Rasanya seperti di bak mandi karena kami semua tertawa bercerita dan sesekali ombak kecil mampir diwajah. Beberapa nelayan terlihat asik melempar jala dari kejauhan utk menangkap ikan dipesisir. Hari sudah mulai terik menunjukkan hampir pukul 11an kami pindah kekolam renang ditempat menginap dan kemudian packing untuk pulang. setelah check out kami mencari makan siang yg sudah pasti makan seafood yg super yummy. Cumi, udang dan ikan dengan sayur capcay menjadi pilihan menu siang kami tentu dengan air kelapa muda yg menjadi pilihan minuman. air kelapa dicarita sangat enak rasanya manis dan daging kelapanya juga sangat lembut dan super enak rasanya.

akhirnya setelah pukul 15.00 sore hari kamipun pulang menuju Jakarta. setelah 3 jam perjalanan kami mulai melihat gedung-gedung tinggi menjulang yang artinya sudah sampai kembali ke Jakarta.

I love a beautiful of Indonesia









Saturday, September 28, 2019

Nanshan Budhism

Nanshan Budhism

Cuaca ditempat ini cukup panas jadi sebaiknya membaya payung. Perjalanan dari tempat parkir kira-kira 20 menit dari depan hingga Nanshan Statue. Tapi jangan khawatir bagi yang ingin sembahyang dan lelah berjalan bisa naik kereta atau menyewa  transport yang jaraknya mendekati area Sembahyang.

Patung Dewi Kwan Im
`

Thursday, July 4, 2019

Movie Town in Haikow

Movie Town in Haiko

Movie Town di Haikow tempat ini biasanya digunakan untuk Shooting Film, bangunannya sangat unik, seperti bangunan tempo doeloe yang berornamen dengan bangunan China.
Dan ternyata tempat ini adalah lokasi terbesar untuk pembuatan film.


Thursday, June 27, 2019

77 Negara Bebas Visa

Wow...mantabs sekarang Passport Indonesia sangat berharga sehingga bebas visa untuk beberapa negara.  Daftar lengkap 77 negara bebas visa untuk pemegang paspor WNI yang bisa kamu kunjungi.

1. Angola – Visa on arrival 30 hari
2. Armenia – eVisa atau Visa on arrival 120 hari
3. Azerbaijan – Visa on arrival atau eVisa 30 hari
4. Belarus – Bebas visa 30 hari ( harus mendarat di Bandara Internasional Minsk)
5. Bolivia – Visa on arrival atau eVisa 90 hari
6. Brasil – Bebas visa 30 hari
7. Brunei – Bebas visa 14 hari
8. Kamboja – Bebas visa 30 hari
9. Cape Verde – Visa on arrival
10. Chile – Bebas visa 90 
11. Kolombia – Bebas visa 90 hari, bisa diperpanjang jadi 180 hari
12. Comoros – Visa on arrival 45 hari
13. Pantai Gading – eVisa, harus mendarat di Bandara Port Bouet
14. Kuba – Tourist card 30 hari
15. Djibouti – eVisa atau Visa on arrival

16. Dominica – Bebas visa 21 hari
17. Ekuador – Bebas visa 90 hari
18. Ethiopia – eVisa atau Visa on arrival
19. Fiji – Bebas visa 120 hari
20. Gabon – eVisa atau Visa on arrival, harus mendarat di Bandara Internasional Libreville
21. Gambia – Bebas visa 90 hari ditambah izin dari Imigrasi Gambia
22. Guinea-Bissau – eVisa atau Visa on arrival 90 hari
23. Guyana – Bebas visa 30 hari
24. Haiti – Bebas visa 90 hari
25. Hong Kong – Bebas visa 30 hari
26. India – eVisa 30 hari di 24 bandara dan 3 pelabuhan
27. Iran – Visa on arrival 30 hari
28. Jepang – Bebas visa untuk pemegang e-paspor
29. Yordania – Visa on arrival 90 hari
30. Kenya – eVisa atau Visa on arrival 90 hari
31. Kyrgystan – eVisa atau Visa on arrival 30 hari mendarat di Bandara Internasional Manas
32. Laos – Bebas visa 30 hari
33. Lesotho – eVisa atau Visa on arrival
34. Macau – Bebas visa 30 hari
35. Madagaskar – Visa on arrival gratis 90 hari
36. Malawi – Visa on arrival 30 hari bisa diperpanjang jadi 90 hari
37. Malaysia – Bebas visa 90 hari
38. Maldives – Visa on arrival gratis 30 hari
39. Mali – Bebas visa 30 hari
40. Marshall Island – Visa on arrival 90 hari
41. Mauritania – Visa on arrival di Bandara Internasional . Nouakchott-Oumtounsy
42. Mauritius – Visa on arrival 60 hari
43. Micronesia – Bebas visa 30 hari
44. Maroko – Bebas visa 90 hari
45. Mozambique – Visa on arrival 30 hari
46. Myanmar – Bebas visa 14 hari
47. Namibia – Bebas visa 90 hari
48. Nepal – Visa on arrival 90 hari
49. Nikaragua – Visa on arrival 90 hari
50. Oman – eVisa atau Visa on arrival 30 hari 
51. Palau – Visa on arrival 30 hari
52. Palestina – Bebas visa tanpa keterangan durasi
53. Papua Nugini – Visa on arrival gratis 60 hari, perpanjang dengan biaya tambahan
54. Peru – Bebas visa 180 hari
55. Filipina – Bebas visa 30 

56. Qatar – Bebas visa 30 hari, dari Bandara Internasional Hamad
57. Rwanda – Bebas visa 90 hari
58. Saint Kitts and Nevis – Bebas visa 90 hari
59. Samoa – Entry permit 60 hari
60. Serbia – Bebas visa 30 hari dalam 1 tahun

61. Seychelles – Visitor’s Permit gratis 30 hari
62. Singapura – Bebas visa 30 hari
63. Somalia – Visa on arrival 30 hari di Bandara Bosaso, Galcaio dan Mogadishu
64. Srilanka – eVisa atau Visa on arrival 30 hari
65. St. Vincent and the Grenadines – Bebas visa 30 hari
66. Suriname – Tourist Card 90 hari
67. Tajikistan – Visa on arrival 45 hari
68. Tanzania – Visa on arrival
69. Thailand – Bebas visa 30 hari
70. Timor Leste – Visa on arrival 30 hari
71. Togo – Visa on arrival 7 hari
72. Turki – eVisa atau Visa on arrival 30 hari
73. Tuvalu – Visa on arrival 30 hari
74. Uganda – eVisa atau Visa on arrival
75. Uzbekistan – Bebas visa 30 hari
76. Vietnam – Bebas visa 30 hari
77. Zimbabwe – eVisa atau Visa on arrival 90 hari

Artikel ini telah tayang di Tribuntravel.com





Monday, June 17, 2019

Hainan in China

Hainan - China

Kali ini saya memilih liburan ke China dengan 6 jam Flight dari Jakarta ke Haiko yaitu Ibu kota Hainan. Hainan merupakan pulau tropis yang terletak dibagian Selatan China dengan Iklim tidak berbeda jauh dengan Indonesia  saat musim dingin 19-25 derajat celcius dan musim panas  24-35 derajat, jadi disini tidak ada salju seperti di Beijing atau bagian China lainnya.

Bulan Juni iklim di Hainan cukup panas sama dengan iklim di Indonesia khususnya Jakarta dan bisa juga hujan. Jadi bagi para traveller yang mau berkunjung bawalah payung karena sangat panas.

China

Saya sangat ada kendala dengan bahasa karena sama sekali tidak bisa bahasa Mandarin atau Chines Language jadi memutuskan untuk pergi dengan travel.  

Objek Wisata di Hainan;
Pantai menjadi salah satu pilihan wisatawan, pantai dengan pasir putihnya "Dadonghai, Sanya Bai and Yalong Bai, selain pantai ada Taman di puncak bukit Semenanjung, Kwan Im Statue, Movie Town dan yang paling bangga menjadi Indonesia ada yang namanya Desa Bali, seni art dan lukisan semuanya berciri khas Bali. China terkenal dengan pengobatan tradisionalnya dan menjadi tujuan wisata di China. Selain itu ada kuliner lokal Nasi ayam Hainan yang sudah tidak asing lagi bagi lidah Indonesia, ada  makanan lautnya dan masakan bebek khas Hainan. 

Akomodasi;
Dikarenanakan kami ikut dengan travel jadi akomodasi sudah tersedia yaitu Bus AC dan cukup nyaman. Tapi bagi yang travel sendiri disana ada taksi, train atau motor yang bisa disewa. Untuk motor disini sangat berbeda dengan Indonesia, semua motor listrik, lajunya tidak sekencang motor di Indo pada umumny jadi motor disini bebas naik ditrotoar. 

Untuk Hotel juga sangat banyak dari akomodasi mewah dari hotel bintang tujuh seperti Banyan Tree,  sampai apartemen juga tersedia tinggal menyesuaikan dengan budget traveller kita.





Tuesday, April 23, 2019

Museum Macan Jakarta

Museum Macan Jakarta

Sempat baca spanduk sedang diadakan pameran seni di Museum Macan Jakarta dan ternyata pas datang kesana adalah hari terakhir atau penutupan, pengunjungnya sangat padat karena tempatnya juga sangat terbatas. Pameran Seninya "Karya Yayoi Kusama"@yayoikusama yaitu seniman kontemporer Jepang yang berkecimpung di bidang pematungan dan instalasi. Yoyoi juga aktif di bidang seni lukis, seni pertunjukan, film, mode, syair, fiksi dan lain-lain. Saya sangat suka melihat Dot Obsession yang dipamerkan.  




Monday, March 11, 2019

DUNIA FANTASI

Dunia Fantasi - Ancol
Dengan Busway hanya Rp.5.000,- 

Kebetulan acara Gathering dari Kantor kali ini ke DUFAN atau Dunia Fantasi - Taman Impian Jaya Ancol. Dan ini tempat bermain yang disukai karena banyak permainan atau wahana yang menarik. Wahana untuk anak-anak ada istana boneka, rumah kaca, rumah miring, Bianglala, Magical Show sampai permainan yang cukup memacu andrenaline yang sangat menantang seperti Tornado, Hysteria, Halilintar, Kora-Kora. Dan beberapa yang seru juga seperti Waterboom dll. Harganya juga masih terjangkau dan seimbang dengan semua permainan wahana yang ada. Jadi salah satu destinasi pilihan yang cukup menarik untuk mengisi liburan, tempat ini boleh menjadi salah satu pilihan untuk liburan keluarga.











Karena acara Kantor tentu semua fasilitas sudah disediakan dari Transportasi Bus, sarapan pagi sampai makan siang termasuk tiket masuk dan tiket permainan yang biasanya disebut tiket terusan Dufan. 


Loket Masuk Ancol 

Tapi bagi yang ingin datang berkunjung atau berlibur dengan keluarga atau teman-teman, sekarang ada transportasi umum yang sangat nyaman tapi murah dan langsung ketempat tujuan. Seperti Busway dan Kereta Api. Jika naik Busway, naiklah dari Kampung Melayu dan tujuannya langsung ke Ancol tinggal jalan kaki beberapa meter, wow asikkan dengan fasilitas Busway jadi lebih mudah. Tiba di tempat pemberhentian Bus, pengunjung harus bayar tiket masuk Ancol diloket masuk  Ancol sekitar Rp. 25.000,- /per orang. Jika naik kereta, turun di Station Kota kemudian naik mikrolet dan turun didepan Pintu Ancol kemudian sama membeli tiket masuk di Loket baru jalan kaki ke Dufan. Kemudian setelah tiba di Area Dufan baru membeli tiket Dufan.

Selamat menikmati semua arena bermain yang seru...



Tuesday, March 5, 2019

Kota SOLO

Kota Solo

Kebetulan kami ada keperluan untuk mampir ke sebuah kota di Jawa Tengah yaitu Kota Solo. Dikarenakan hanya a day trip jadi hanya kotanya saja yang cukup menjadi destinasi keliling kami.
Keraton Solo
Tiba pagi hari di kota ini yang dicari terlebih dahulu adalah sarapan pagi yaitu makanan khas Soto Solo. Dikarenakan masih terlalu pagi jadi Soto terkenal yang disebut Soto Jokowi tidak bisa kami nikmati. Tapi dekat dengan tempat tersebut ada Soto yang rasanya juga sangat maknyuss.. dan nikmat sekali ditambah menu tambahan tempe goreng, sate siput, sosis solo dan semua sangat nikmat. Setelah selesai sarapan pagi kamipun berputar putar untuk melihat kota Solo ada Pasar Besar, alun-alun dan Keraton Solo. Selain itu ada tempat yang wajib dikunjungin Pasar Klewer untuk membeli Batik Solo. Jika mampir ke Pasar Besar disana juga sangat banyak makanan seperti es dawet, bubur sumsum selain itu masih ada dekat Alun-alun ada Sop Tengkleng yang sangat terkenal.
Serabi Solo



Becak Solo

 






Belum puas rasanya kami harus melanjutkan tujuan utama kami datang kekota ini . Setelah selesai kamipun langsung pulang kembali. Yang berkesan tentang kota ini bersih bahkan jalur untuk bersepedapun disediakan. Dengan beraneka ragam makanan yang harganya sangat terjangkau yang pasti lebih murah dari Kota Jakarta tapi rasanya juga enak. Kehidupannyapun cukup beragam melihat ada ornament Lampion yang menjadi hiasan cantik di kota ini.   Sayang waktu begitu cepat mungkin lain kali bisa menjelajahi banyak destinasi perjalanan yang seru dengan kuliner yang khas. Trimakasih untuk Kota ini.
  

Tuesday, February 12, 2019

Boundi Beach Sydney

Boundi Beach

Salah satu pantai yang yang patut dikunjungin di Sydney adalah Pantai Boundi. Dari Central kamu naik Bus dan turun di Boundi Junction, masuk kedalam Mall dan disana ada tempat pemberhentian Bus yang rutenya Pantai Boundi. Kira-kira kurang lebih 30 menit sudah sampai di Pantai Boundi, tapi jangan pergi terlalu sore karena Jam rute Bus ke Pantai Boundi hanya sampai sore hari. Arah balik pemberhentian terakhir rute bus dari Boundi sangat dekat ke Opera House. 


Pantai ini sangat bersih, duduk sambil piknik dan membaca buku dipantai ini sangat nyaman. Walaupung dimusim dingin pantai ini tetap ramai pengunjung dan banyak beraktivitas olah raga dan tidak ada biaya sama dengan pantai-pantai di Bali. Jadi pantai ini patut dikunjungin jika datang ke Sydney. 

Boundi Beach


Monday, December 17, 2018

Mt Buller in Melbourne

Datanglah dibulan Juni sampai Agustus ke Melbourne maka kamu bisa menikmati Salju ditempat ini. Perjalanan kira-kira 3 jam dari City ke Mt Buller dengan transportasi Mobil atau Travel yang biasanya ditawarkan khusus oleh agen agen setempat. Biasanya keberangkatan dimulai jam 6 pagi dari pusat kota dan akan tiba disana sekitar pukul sembilan. Bus biasanya akan berhenti ditempat penyewaan Jacket, sepatu, sarung ataupun Tobogan. Jika ingin lebih murah sewalah satu paket tapi jika hanya butuh sepatu saja. sewalah sesuai keperluan. Jika kamu suka main sky tersedia juga perlengkapannya. Jadi tidak perlu khawatir semua peralatan sudah tersedia untuk disewakan ke pengunjung yang datang ketempat ini. 








Jika perut terasa lapar karena dingin setelah seharian berguling guling dan bermain salju, kita tinggal pergi ke restorant didepan pintu masuk Mt. Buller dengan beberapa macam menu makanan termasuk Pizza yang rasanya juga enak ataupun sekedar minum kopi hangat semua ada disana. Untuk harga tidak jauh berbeda dengan harga makanan di Central Melbourne.

Sekitar Pukul 3 sore Bus Travel sudah siap menunggu semua penumpang untuk kembali ke Melbourne City. Rasanya menyenangkan khususnya untuk orang Asia seperti Indonesia yang sama sekali negaranya tidak akan ada Salju hahaha....Kira-kira pukul 7 lewat sudah sampai ditempat semula kami naik. Dan ternyata penumpang diturunkan ditujuan khususnya Flinder Station dan Main City. Jam 9.00 malam kami sudah tiba dirumah dan lanjut makan malam dengan keluarga. Thank God for everything.

 


Monday, November 26, 2018

Melbourne

Melbourne

Tak terasa liburan singkat di Sydney sudah berakhir. Kini kami harus berkemas untuk pindah ke kota lain yaitu Melbourne. Flight kami siang hari supaya tiba disana sore dengan rencana berkeliling kota Melbourne ternyata Flight kami delay melebihi pesawat yang sering delay di Indonesia hahaha...Saya kira hanya terjadi di Jakarta saja tapi terjadi juga dinegara besar seperti Australia ini. Setelah 3 jam delay akhirnya pesawat datang juga dan tiba di Melbourne kira-kira pukul 9pm sudah malam dan gelap tidak sesuai dengan perkiraan kami. Dan setelah tiba dibandara kami menunggu keluarga yang menjemput sekitar pukul 10pm, sebelum sampai dirumah kami mampir untuk membeli makanan dikarenakan udara sangat dingin dan lelah karena delay...rasa lapar yang sangat sehingga beberapa loyang pizza langsung habis kami santap karena kelaparan ahaha...

Tiba dirumah kami tidak langsung tidur tapi bercerita sampai lupa kalau waktu sudah menunjukkan jam 2am pagi, padahal pagi mereka harus kerja. Ketika kami terbangun sudah siang karena kelelahan dan rumah sudah kosong, seisi rumah sudah pergi dengan aktifitas masing-masing. Rencana hari ini kami jalan-jalan disekitar rumah dan ternyata Melbourne lebih dingin dari Sydney dan Perth. Ditempat ini masih sangat asri bahkan burung-burung sangat banyak beterbangan dan hinggap dipohon-pohon yang daunnya sudah berguguran tapi buahnya sangat banyak dan menjadi makanan burung.  


The Bird & Tree 

Sore hari baru kami ke mall terdekat untuk melihat-lihat dan membeli bahan makanan untuk kami masak malam ini, dan ternyata di sini ada toko Vhemist yang menjual toiletries dan vitamin yang harganya masih umum.  Mall terdekat tutup jam 7pm malam kecuali toko swalayan dan Chemist Store sampai jam 9pm.

Rencana weekend kami ingin melihat kota Melbourne dan malamnya akan dinner dengan beberapa teman lama yang kebetulan tinggal di CBD Melbourne. Dari rumah kami naik mobil dan parkir di Train Station, kebanyakan jika kerja di Central mereka naik Train dan parkir disini karena parkir gratis dengan lahan parkir cukup luas disediakan pemerintah setempat. Penduduk setempat naik train karena kemacetan seperti Jakarta kebanyakan pekerja berangkat jam 5am supaya terhindar dari kemacetan. Dikarenakan kami belum punya tiket train jadi kami harus beli dan masing-masing harus memiliki tiket, tidak boleh sharing jika sedang digunakan. Harga pembelian tiket awal kira-kira 6 Aud per/orang tinggal ditambahkan saja jika uangnya tidak cukup untuk ongkos tujuan, fasilitas monitor untuk pengecekan dan penambahan kartu sudah tersedia disetiap station jadi kartu bisa langsung ditambah sesuai kebutuhan. Setelah membeli tiket kamipun naik Train, keretanya sangat bersih dan tidak terlalu padat karena kami naik dari daerah paling ujung atau suburb. Akhirnya kami tiba di Central Station setelah satu jam perjalanan dari Lylidale sampai ke CBD di Central Station. Udara sangat cerah walaupun terasa dingin dan ternyata disini ada transportasi train yang disediakan khusus dipusat kota dan disediakan secara gratis untuk penumpang yang ingin naik kereta dalam kota.


Riverside

Walaupun udara sangat cerah tapi tetapi tetap terasa dingin jadi kami memilih untuk jalan kaki ke riverside yang menjadi tujuan kami selain pedestrian disini sangat nyaman dan teratur jadi banyak juga yang memilih untuk jalan kaki. Hanya butuh 10 menit sampai ke riverside, didaerah ini sangat nyaman kita akan melewati Sebuah Gedung besar yaitu Melbourne Exhebition yang sangat besar seperti di Sydney dengan taman dan disepanjang sungai ada beberapa bangku yang tersedia untuk sekedar duduk-duduk menikmati suasana disamping riverside ada juga beberapa cafe-cafe jadi jangan takut kelaparan. Mall disini tidak sebesar Mall di Jakarta pada umumnya, 3 lantai saja dan lantai basement adalah foodcourt dan kebanyakan menjual pakaian beberapa bermerek seperti Filla, Adidas dan ada juga tas seperti Couch,   yang sangat menarik harganya tidak semahal Mall di Jakarta padahal pakaiannya bagus-bagus dan kebetulan bulan ini banyak discount untung tidak kalap hahaha
Setelah cukup berbelanja kamipun segera bergegas untuk ketemu teman, kebetulan kami dapat undangan untuk ikut Fellowship di Young Ministry jadi kami hadir dan kebanyakan yang hadir disini adalah orang Indonesia. Setelah selesai fellowship kami pergi dinner, saya sangat heran melihat tempat makan yang sudah dibooking penuhnya luar biasa, kami diurutan ke 245 dan saat tiba pengunjung yang masuk baru dengan nomor urut 53.. whats?? hahaha sebenarnya penasaran tapi kalau melihat antrian seperti itu bisa bisa kami makan tengah malam hahahaAkhirnya kami memilih tempat lain dan masih Korean food. Tempat inipun sangat penuh walaupun kami menunggu tapi setidaknya kami sudah dapat satu meja tinggal menunggu meja sebelah yang sudah hampir selesai. Menunya ada rice, noodle dll rasanya juga enak. Ternyata weekend di Australia kebanyakan mereka dinner bareng, teman, keluarga dll. Saya sangat suka dengan suasana disini 



Melbourne

Beberapa tempat lainnya yang wajib dikunjungin ada Victoria Market, Melbourne Library, Pecinan Market semua satu arah dari Flinder Station tinggal jalan lurus saja.



Melbourne Library




Transportasi di Melbourne
Di CBD Free train tersedia tanpa harus bayar, tapi hanya di pusat kota tinggal naik saja dan baca direction way kemana. Contohnya jika naik train turun di Flinder Station kita bisa melanjutkan dengan train dalam kota ke Riverside. Jalan kaki juga bisa hanya kalau hujan train ini menjadi pilihan yang nyaman.
Atau jika kita dari Central Station menuju Library tinggal pilih saja train yang lewat kearah Melbourne Library dan semua free tanpa bayar. Transportasi sangat mudah disini dan kebanyakan penduduk setempat naik kereta.

Monday, November 5, 2018

Sydney go to Opera House

SIDNEY

Hari ini kami bersiap untuk melanjutkan traveling ke Sydney. Tidak sabar rasanya ingin melihat Opera House yang sangat terkenal seantero dunia. Flight kami midnight dengan perbedaan waktu antara Perth dan Sydney kurang lebih 4 jam. Jadi jika tidak ada delay flight kami akan tiba di Sydney sekitar pukul 7am atau pagi hari waktu Sydney dengan waktu penerbangan selama kurang lebih 5 jam cukup lama, sama dengan penerbangan dari Indonesia ke Perth. Rata-rata penerbangan ke Sydney yang ditawarkan oleh https://tigerair.com.au/ dari Perth adalah  tengah malam jadi kamipun memilih yang tersedia, bagi traveler penerbangan midnight sedikit lebih hemat karena tidak perlu menyewa hotel atau penginapan bisa tidur di pesawat seperti yang kami alami hanya tidur cantik saja hahaha…

Sydney Airport

Bersyukur Flight kami on time jadi tiba di Sydney sesuai dengan jadwal sekitar pukul 7am pagi. Kebetulan di Sydney kami hanya mengandalkan Peta dan menanyakan pemilik tempat penginapan yang sudah kami book sebelum flight ke Sydney. Sydney adalah kota besar yang mirip kota Jakarta ramai dan sangat padat, berbeda dengan Perth. Transportasi di Sydney sangat mudah dan banyak pilihan, kita tinggal memilih sesuai budget traveler kita, ada Uber Taxi, Taxi Silver,  Bus, Mini Bus, dan Train, semua bisa kita dapatkan dengan mudah dibandara persis didepan pintu keluar.  Naik Train ada petunjuk tinggal mengikuti papan yang sudah tertulis dalam airport sedangkan Minibus Car bisa dibooking dicounter yang tersedia didalam bandara harganya memang sedikit lebih mahal sekitar 20$ dan dihitung perorang. Dikarenakan koper bawaan cukup berat dan masih belum paham mengenai kota ini kamipun memilih naik minibus car yang harganya sedikit lebih mahal tapi sangat nyaman karena kita diantar sampai alamat, hotel/ tempat kita menginap. 

Kebetulan kami memilih tinggal di Central Sydney supaya lebih mudah dan dekat dengan transportasi umum selain itu tempat ini juga sangat dekat dengan tempat belanja oleh-oleh yaitu Paddy's Market. Ternyata jarak Bandara ke tempat menginap hanya 15 menit dari Airport ke Ultimo sedikit kemacetan keluar bandara. Rasanya sudah tidak sabar untuk menjelajahi kota ini hahaha… setelah kami menyimpan koper bawaan dan istirahat sekitar setengah jam kamipun bersih-bersih bagi orang indo jika belum mandi rasanya belum nyaman yang sudah terbiasa mandi dua kali sehari walaupun disini udaranya sangat dingin hahaha.....Time for jelong-jelong untuk hunting photos, kami langsung menjelajahi Sydney dengan berjalan kaki melihat-lihat sekitar dengan membaca peta dan mengikuti papan plang yang tertulis di rambu jalan.  Sydney sangat berbeda dengan Indo, berjalan kaki adalah hal yang sangat umum dilakukan karena trotoar/ pedestrian untuk berjalan kaki disediakan dan sangat teratur, hanya bagi orang Indonesia akan kelelahan jika tidak terbiasa atau tidak sering berolah raga. Kami terus melangkah menjelajahi lewat jalan raya dengan membaca Plang dan juga mengecek Peta yang kami ambil di bandara karena disediakan untuk tourist guide. Setelah berjalan kira-kira 10 menit ternyata tempat kami tinggal tidak jauh dari "Gedung Exhibition Sydney" Gedungnya sangat Besar berdekatan dengan Gedung ICC Theater yang sangat besar, didepan gedung juga sangat luas ada taman, air mancur dan kolam yang disekitarnya burung-burungpun beterbangan dengan bebasnya, disini kita juga bisa duduk dengan santai karena tempat ini sangat nyaman. Teruslach berjalan menelusuri sampai ujung gedung akan sampai ke dermaga dan ternyata kitapun bisa menyewa perahu dengan rute mengelilingi sungai sampai depan gedung Opera House. Disamping Dermaga banyak Cafe-cafe dengan bermacam-macam menu pilihan. Kamipun terus berjalan ternyata banyak tempat yang menarik seperti gereja dengan bangunan uniknya dan didepan gereja juga ada bangunan kuno yang unik dan persis ditengah antara gereja dan gedung banyak burung beterbangan dalam jumlah yang banyak sangat seru untuk berphoto disana dan disamping gereja juga ada sebuah mall  dan didalam mall ini adalaha tempat kita naik tram dan akhirnya  kamipun memutuskan untuk ke Opera House ternyata hanya 10 menit sudah sampai. Saya sangat senang ketika melihat tempat ini sangat ramai dan menyenangkan untuk menghabiskan waktu, Cuaca begitu cerah dengan terik matahari tapi udara tetap terasa dingin. Tidak terbayang jika musim panas pasti sama dengan Jakarta. Disepanjang jalan menuju Opera House banyak café dan restorant  mewah dengan jenis makanan bervariasi dan juga boutiqe bermerek. Ternyata Opera House adalah tempat favorite di Sydney karena umumnya setelah selesai beraktifitas mereka menghabiskan waktu disini bersama keluarga, teman, sekedar hangout, dinner atau makan ice cream dll. Kami sangat beruntung ketika datang ke Sydney sedang ada Vivid Sydney, dimana saat malam lampu lampu menyala terlihat begitu indah dan sangat spectaculer. Bahkan disisi lain ada pemutaran film yang layarnya adalah tembok gedung.


Vivid Sydney - Opera House



Pemandangan sangat mengagumkan dengan lampu berwarna warni yang dinyalakan secara bergantian dan tepat di Gedung Opera House juga ada cerita dalam lampu lampu yang menyala secara bergantian. Udara cukup dingin, kami putuskan untuk balik ke tempat kami menginap. Ternyata hanya 10 menit sudah sampai ke Central. Sebelum sampai ke Hotel kami terlebih dahulu makan di daerah China Town. Setelah selesai kamipun pulang untuk beristirahat. Disini sampai malam masih ramai mirip seperti Jakarta.

Rencana berikutnya hari ini kami mampir ke Tempat belanja kemudian pergi ke pantai Bounty. Hanya menyusuri lurus satu gang saja sudah sampai ke sebuah Power Museum tinggal menyebrang kamipun sudah sampai ke Paddys untuk membeli sekedar sovenir sebagai oleh-oleh saja. Setelah selesai kami menyimpan barang ke hotel. Kemudian kamipun melanjutkan ke Bounty daerah pantai. Kami naik kereta kemudian turun di Mall baru lanjut naik bus ke daerah bounty. Ternyata cukup antri panjang karena menurut jadwal bus yang kami tunggu adalah bus terakhir yang kearah bounty. Sampai disana juga tidak terlalu jauh hanya 30 menit sudah sampai dan pantainya sangat bersih. Banyak pengunjung datang kesana untuk duduk santai dan menikmati cuaca sambil mambaca buku, berbeda dengan kami yang datang untuk sibuk berphoto-photo hahaha…setelah berasa cukup kamipun balik karena khawatir tidak ada transportasi, dan kami masih suka dengan jalan-jalan ke Opera House kebetulan bus yang kami naiki berhenti pas di Opera House. Kebetulan hari ini adalah weekend pas hari Jum’at pengunjung lebih banyak lagi dari yang kemarin kami lihat, jam 8pm semakin banyak yang datang bersama keluarga dan teman, tak lupa kami makan ice cream yang enak dengan berbagai pilihan rasa sebelum balik. Badan mulai beradaptasi sudah cukup kuat menahan udara dingin hahaha…akhirnya kami balik dan masih Sempat mampir ke mall dekat hotel dan ternyata disini jam 9an sudah tutup lebih malam dari Perth. Kemudian kami mencari makan dan membeli yang takeaway untuk makan dihotel.

Hari ini adalah hari terakhir kami di Sydney, pagi-pagi sudah bangun untuk packing semua barang bawaan sebelum kami pergi untuk jalan-jalan lagi. Agenda kami hari ini Taman Hyde dan gereja besar yang tepat didepannya. Kemudian kami menyempatkan lagi untuk mencari beberapa souvenir baru kami balik ke hotel. Flight kami tepat Jam 2 siang. Karena sudah terbiasa dengan Kehidupan Jakarta jadi kami khawatir dengan kemacetan hahaha… In d last minute ada teman yang tau kami lagi di Sydney dan setelah chit chat untuk minta ketemu sekedar makan siang bareng karena sudah lama tidak ketemu. Dan jawabannya adalah kami akan segera flight menuju Melbourne. Dengan baik hati sahabat me mesankan mobil untuk mengantar kami ke Airport. Trimakasih lagi…

Monday, October 29, 2018

Perth - West Australia


Hari pertama kami hanya berjalan jalan dekat rumah saja, sambil menikmati udara yang sangat dingin, bagi orang tropis seperti kita yang tinggal di Indonesia harus memakai baju berlapis lapis ditambah jaket yang tebal, karena hawanya sangat dingin seperti menembus kulit sampai ketulang-tulang dan mukapun akan nampak memerah dan terasa kaku. Tapi jika melihat orang asli atau penduduk setempat anak anak disana dengan santainya mereka mengenakan celana pendek sambil naik sepeda dan melakukan kegiatan lainnya hanya mengenakan kaos oblong saja tanpa jaket. Serasa merasa lucu dengan diri ini dengan pakaian yang saya pakai karena perbedaan yang sangat mencolok hahaha....


Keesokan harinya kami memulai trip, tempat mana saja yang wajib dikunjungin 

"Things to do in Perth" 

Hari Pertama ke Kings Park
Kings Park atau Botanical Garden adalah Taman terbesar didunia letaknya tepat di tengah kota Perth tempatnya sangat nyaman dengan pepohonan yang sangat rindang, jika kita berdiri disisi dekat dengan monumen maka kita bisa memandang dengan view keindahan kota Perth yang tampak sangat jelas. Selain Monumen didalam Kings Park dan Botanical Garden ada Galery yang menyimpan sejarah mengenai Kota ini. Dan ditengah taman ada kolam kecil dengan tempat duduk yang  luas dan temboknya adalah Whispering Wall jadi jika kita berbisik dari ujung ke ujung akan terdengar sangat kencang walaupun kita hanya berbisik pelan. Di bagian terdepan ada Tugu yang tertulisa nama-nama yang meninggal dimasa lalu. Jika kita berjalan mengelilingi taman ada tempat untuk joging yang lebar jalanannya cukup untuk pejalan kaki saja. Tamannya sangat sejuk dengan angin sepoi-sepoi.

Kings Park

Ditengah taman kita akan melihat Patung "Lord Forest" dan disisi lainnya ada beberapa papan nama dari orang-orang yang sudah wafat ditulis persis dekat trotoar pejalan kaki. Kemudian jika kita melihat disisi depan Patung viewnya juga sangat bagus mengahadap ke laut. Taman ini juga sangat rapi  terpelihara dan sangat bersih.  

Kings Park

Selain Kings Park  dan Botanical Garden kita bisa pergi ke CBD Perth, disana bangunan gereja dengan bangunan sangat unik atau kuno dan biasanya sangat besar seperti St Merry Church. Kami sangat beruntung saat berkunjung kesana sedang ada upacara pernikahan dan terlihat cukup mewah karena dari tamu undangan yang datang dan transportasi yang digunakan oleh pengantin cukup mewah. Tak lupa kami mengabadikan pemandangan gereja ini untuk menambah koleksi photo-photo kami.

Tak jauh dari gereja kita bisa berjalan kaki ke Pusat pertokoan yang menjual souvenier sampai pakaian bermerek seperti Channel, Point In, H&M dll. Dan ternyata jam tutup toko di Perth dengan Indonesia sangat berbeda disini Jam 17.00 toko sudah mulai tutup dan transportasi umum seperti Train juga terakhir adalah jam 6pm lewat.

Tempat menarik lainnya yang wajib dikunjungi adalah Clark Quay, duduk-duduk disini disore hari juga sangat menyenangkan dengan angin yang sepoi-sepoi. Persis didepan yang menjadi Icon tempat ini ada restorant persis dipinggir pantai jadi sangat nyaman melihat burung-burung beterbangan dengan bebasnya.




Tempat lainnya yang perlu dikunjungin adalah Fremantale, Fremantale adalah kota tua dan sangat tenang, hanya jika ingin berkunjung dan melihat keramaian ada hari tertentu dimana semua toko-toko akan buka dengan beraneka ragam barang-barang maupun makanan dijual, sayang kami kesana disaat hari libur. Tapi jangan khawatir karena Restorant Seafood & Bbq dengan beraneka makanan seafood yang yummy dan segar, Coffee Cakes selalu buka setiap hari, tempatnya persis dipinggir pantai. Makan ditempat ini juga terasa berbeda karena burung-burung pantai beterbangan disekitar kita. Hanya jangan pernah memancing untuk memberikan mereka makanan karena dilarang jika kamu ingin memberi makanan dimeja akan langsung habis diserbu segerombol burung-burung hahaha…


Seafood&Bbq
Bird





Monday, October 22, 2018

My Trip to Australia


Kali ini saya liburan sedikit lebih jauh tapi masih dekat dari Indonesia walaupun sudah berbeda Benua. Berlibur di Hari Raya supaya liburan lebih panjang ditambah sisa cuti yang ada supaya cukup waktu untuk mengelilingi beberapa kota di Australia. Visa dan Tiket sudah siap tinggal menunggu hari keberangkatan.
Akhirnya Hari yang ditunggu tiba dan semua bawaan sudah siap, 4 Jam sebelum Flight saya sudah harus berangkat ke Bandara dikarenakan Jakarta terkenal dengan kemacetan jadi lebih baik datang lebih awa daripada ketinggalan pesawat. Koper, tas dan oleh-oleh berikut dokumen pasport dan visa sudah siap sekarang tinggal cuzz menuju Airport. Tiba dibandara kami langsung boarding tapi seperti biasa ada saja yang membuat delay pesawat dan tak terasa delay sudah satu jam belum ada panggilan untuk pesawat yang kami tumpangi, delay kali ini membuat sedikit dek..dekkan karena masih ada Flight lanjutan dan hanya satu jam transit di Bali. Kamipun langsung melaporkan karena masih connecting flight di Bali dan memastikan bahwa harus berangkat malam ini juga ke Perth tanpa ada ketinggalan pesawat karena  biasanya International Flight on time. Setelah delay beberapa jam akhirnya pesawat yang ditunggu datang juga dan segera kami bergegas masuk ke Pesawat. Tiba di Bali counter boarding sudah tutup hanya ada satu petugas yang saat tiba didepan loket sudah langsung menyebut nama kami dan dengan sigap mengantarkan kami ke terminal International dan langsung dimenuju keruang tunggu pesawat. Ternyata Kami adalah penumpang terakhir dengan tujuan Perth. Flight No. yang sudah diboardingpun sudah berbeda kemungkinan karena ada keterlambatan flight Jakarta jadi kami naik pesawat jam berikutnya. 

Tidak lama akhirnya kami naik pesawat tujuan Perth dengan tiba di Perth kira-kira pukul 3am pagi yang seharusnya pukul 11.00pm beruntung kami dijemput oleh sahabat yang sudah siap menjemput dan mengantarkan ketempat dimana kami tinggal selama di Perth. Bersyukur memiliki sahabat yang sudah seperti keluarga dan bertrimakasih untuk semua kebaikannya. Tiba di Airport kami membeli kartu simcard untuk telephone dan internet untuk kami pakai selama di Australia. Ada beberapa pilihan  simcard seperti Telstra, Optus dan Vodafone, harganyapun bervariasi, Kami membeli sekitar 30AUD untuk digunakan selama 3 minggu disana . 

Tujuan Kota pertama yang kami kunjungin di Australia adalah PERTH.
Perth adalah ibu kota negara bagian Australia Barat, negara terbesar di Australia. Kota ini merupakan kota dengan jumlah penduduk terbesar keempat di Australia dengan jumlah penduduk sekitar 2,02 juta jiwa tinggal di Perth Raya.

  


Monday, July 2, 2018

Pasport & Visa

Passport & Visa Australia 

Bagi teman-teman yang bertanya cara pengurusan Visa Australia diBlog ini saya share Syarat dan ketentuan serta dokumen yang diperlukan untuk pengurusannya,
 
Syarat pembuatan passport
1. KTP asli dan copy
2. KK asli dan copy
3. Akte Lahir asli dan Copy atau Ijasah asli dan copy

Pengurusan Passport diimmigrasi terdekat tapi sekarang pengisian form melalui online.
Setelah pengisian form selesai akan diberikan pemilihan tanggal untuk kedatangan pengambilan photo langsung diimigrasi, Biasanya Passport akan selesai setelah pengambilan photo tidak lebih dari 1 minggu.


Visa Australia

Untuk Syarat pembuatan Visa
1. Passport yang masih berlaku kurang lebih masa berlaku 6 bulan 
2. Photo dengan ukuran (35 mm x 45 mm) / 3,5 x 4,5 cm 
2. Print Bukti Tabungan/ Rekening Bank selama 3 bulan terakhir
3. Surat Keterangan Kerja
4. Surat Sponsor atau Surat Undangan 
5. Bayar sesuai kebutuhan visa contoh; travel visa, work/ business visa,  student visa dll

Pembuatan visa sekarang sudah bisa lewat online
http://online.immi.gov.au

Tuesday, April 11, 2017

Air Terjun Cinta dan Goa

Untuk Air terjun tepatnya ada di daerah Selatan, perjalanan dari Kupang ketempat ini kira kira 3 jam dengan mobil. Tempat wisata ini masih sangat baru belum terlalu populer masih belum terexplore, pintu masuknyapun masih sangat unik atau ala kadarnya berpagarkan kayu dan juga tangga kayu seadanya.

Jalannya seperti hutan kecil, jadi sangat alami dan natural. Saat ketempat ini air tidak begitu banyak seperti air terjun seperti kebanyakan ditempat lain. Tapi airnya sangat bening dan warnanya agak hijau dan tertampung di beberapa batu batu yang seperti kolam kecil. Mungkin batu batu ini yang disebut kolam cinta cukup menarik.

Ternyata yang datang ketempat ini adalah orang jauh seperti saya dari Jakarta dan pengunjung lainnya dari Timor Leste. Justru keluarga terdekat yang tinggal disana belum pernah jalan ketempat ini kecuali ketika saya datang untuk jalan jalan mencari tempat yang belum dikunjungi disekitar tempat ini.

Selain Air Terjun ada tempat yang berdekatan dan searah dengan tempat ini yaitu sebuah Goa. Alam ketempat inipun sangat bagus dan cantik, semuanya masih natural. Seperti puncak dan suasana hijau yang sangat cantik.

Sunday, April 9, 2017

BoA dengan Batu Karang yang menawan

Pelabuhan di Rote selain BoA ada Pelabuhan Baru lokasinya di ujung Rote Timur. Viewnya sangat cantik. Baru tiba di pelabuhan ini saja sudah disuguhi pemandangan yang sangat indah apalagi tempat lainnya. Dikarenakan ombak sangat besar jadi kali ini kapal dilabuhkan di pelabuhan baru di Rote Timur. Hanya butuh waktu satu jam sudah sampai dari Kupang dengan Kapal Cepat. Hanya jika tujuan jalan jalan ke BoA dan Nembralla perjalanan lebih jauh. Kira kira masih butuh satu jam ke BoA, dari BoA masih butuh satu jam lagi ke Nembralla.

The View of the Port in Rote
Port in Rote

Selama perjalanan menuju BoA pemandangan alam maupun pantainya sangat indah. Semua masih natural dan sangat bersih. 

Selain Nembralla di BoA juga cukup banyak tempat yang bagus untuk di kunjungi. Dan salah satu pantai yang patut dikunjungi adalah pantai Tiang Bendera. Pantai ini tidak jauh dari pusat kota BoA hanya butuh waktu 15 menit menyusuri jalan pintas. Tadinya saya pikir tiang bendera adalah sebuah museum ternyata pantai dengan karang karang yang besar dan salah satu karang ada bendera. Dari pantai ini pemandangan yang sangat jelas terlihat adalah kota BoA.




Tiang Bendera Beach
Tiang Bendera Beach

Enjoy all the beautiful of My Indonesia